BENTUK,RUANG DAN TATANAN

BENTUK

Bentuk adalah sebuah istilah insklusif yang memiliki beberapa makna. Ia bisa merujuk pada sebuah penampilan eksternal yang dapat dikenali,bisa juga merujuk pada sebuah kondisi khusus dimana sesuatu bertindak atau memanifestasikan dirinya sendiri seperti apel di atas meja dan atau ketika kita mencoba mengilustrasikan angin. Bentuk juga dapat ditafsirkan sebagai pertemuan antara garis garis menjadi satu kesatuan.
Dalam arsitektur ,selain bentuk  dasar ada beberapa elemen pendukung yang diperlukan agar menciptakan suatu bentuk yang arsitektural,diantaranya :
  • Ukuran
           Dimensi fisik dari bentuk berupa panjang,tinggi,lebar dan kedalaman. Apabila dimensi tersebut sebagai pembentuk proporsi maka skala nya di tentukan melalui ukuranya secera relatif oleh elemen elemen lain di sekitarnya.
  • Warna
           Warna merupan atribut terjelas dalam membedakan objek terhadap lingkunganya. Warna juga berfungsi sebagai pembentuk beban visual suatu objek
  • Tekstur
          Tekstur dapat berperan sebagai unsur estetis ,dan dapat pula berfungsi sebagai tingkat dimana permukaan sebuah bentuk merefleksikan cahaya.

Dalam menetukan pola dan komposisi bentuk memimilik sifat sifat yang harus diperhatikan :
  • Posisi
         Lokasi relatif suatu bentuk terhadap lingkunganya atau areal visual di dalamnya tempat dimana ia dilihat
  • Orientasi
        Arah relatif suatu bentuk terhadap bidang dasar,titik batas area, bentuk - bentuk lain,atau terhadap orang yang melihat bentuk tersebut.
  • Inersia Visual
       Inersia visual dapat diartikan sebagia derajat konsentrasi dan stabilitas suatu bentuk, hal ini tergantung pada geometrinya,dan juga orientasi relatifnya terhadap bidang dasar,gaya tarik grafitasi,dan garis pandangan kita.
 
Semua sifat bentuk ini dipengaruhi oleh kondisi - kondisi yang mempengaruhi kita dalam melihatnya.
 

Komentar